Waktu Pendirian
Secara historis ide awal lahirnya “IAMAN” Pinrang hanyalah kelompok studi mahasiswa asal Pinrang yang diprakarsai oleh sejumlah perwakilan mahasiswa (i) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Madya Ujung Pandang, diantaranya Sudirman Hadysa, Muh. Yafi, Mujahida Djalil, Nursaha, Satriani Kurais perwakilan mahasiswa IAIN Alauddin, Muh. Ilyas dari Unhas, Abdullah dari al-Gazali, mereka semua alumni MAN Pinrang angkatan ke-2 tahun 1985, sedangkan alumni angkatan ke-3 tahun 1986 hadir Alimuddin Sadiqin mahasiswa Unhas, Ansar Sangiang mahasiswa IAIN Alauddin dan sejumlah alumni MAN Pinrang lainnya yang sulit terdeteksi identitasnya.
Berdasarkan informasi media yang sempat terekam secara digitalisasi, bahwa pada saat awal pembetukan “IAMAN” bersamaan dengan tarwih keliling (pengajian) yang dilaksanakan oleh kelompok stady club mahasiswa asal pinrang di gedung Kantor Pertanian Jalan Andi Pangeran Pettarani Ujung Pandang, saat itu bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an yang jatuh pada hari Senin 17 Ramadhan 1406 H/26 Mei 1986 M.
Pada momen bersejarah tersebut, secara resmi IAMAN Pinrang dibentuk atas dukungan restu Gurunda Kepala Madrasah Pertama MAN Pinrang bapak “Drs. Muhammad Nadhir Aris”, pada kesempatan itu gurunda hadir sebagai narasumber sekaligus penceramah tentang “Hikmah Nuzulul Qur’an”, beliau juga yang mengusulkan bahwa kata “Abituren” semakna dengan “Alumni”, jadi saat itu anggota yang hadir sepakat memakai nama “Ikatan Abituren MAN Pinrang” yang disingkat “IAMAN” Pinrang
